NIM Mailing List
INFORMATION
Pesan Penggagas
Arsip Berita
Tempat Diskusi
PHOTOS & VIDEO
Photos Gallery
Dephan
Videos Gallery
Wallpaper
CAMPAIGN
Buku Kebangsaan
Pesta Rakyat
Diskusi
Penghargaan
Petisi Online
P.P.S.T.K
SIMPOSIUM
2009
2008
2007
2006
2005
AWARENESS
Bibit Disintegrasi
Budaya dlm Gambar
LINKS
Aumkar.org
ForADokSi-BIP
One Earth Media
One Earth Radio
 
 
Petisi untuk menolak UU Pornografi
UU Pornografi akan menyebabkan disintegrasi dan mematikan Budaya Indonesia. Menolak UU Pornografi bukan berarti mendukung pornografi.
Petisi Penghapusan Kolom Agama pada KTP
Telah banyak korban yang berjatuhan karena penyalahgunaan kolom agama di KTP oleh orang –orang yang tidak bertanggungjawab di Indonesia. Hal ini semakin membuat negara kita mengalami disintegrasi. Kami menyadari bahwa selama ini banyak perang terjadi karena masalah agama seperti di Lebanon, dimana kolom agama di KTP telah membawa malapetaka yang menelan ribuan jiwa hingga pemerintah mereka menghapuskannya.
PETISI untuk Pemerintah Indonesia untuk memperhatikan Pulau Bali
Kami prihatin karena Bali sebagai tempat yang sangat indah saat ini mengalami kerusakan berkepanjangan oleh proyek-proyek pembangunan yang tidak berkelanjutan. Kami tidak lalai untuk memperhatikan betapa semakin banyaknya lahan yang dialih-fungsikan untuk konstruksi perumahan, lapangan golf, pusat pertokoan, dan kegiatan-kegiatan bisnis lainnya.
PETISI " Petisi Pembuatan dan Pemberlakuan Undang-Undang Perlindungan Folklor dan Pengetahuan Tradisional"
Perlindungan Folklor  dan Pengetahuan Tradisional  yang melindungi Kekayaan Cagar Budaya dan Pengetahuan Tradisional milik bangsa Indonesia dari penyalahgunaan oleh pihak asing atau negara lain.

PETISI "Pendidikan Harus Mengantar Kita pada Kebangkitan Indonesia"
Enampuluh tahun kita sudah merdeka, namun pendidikan bagi anak bangsa ternyata belum mampu memerdekakan jiwa kita. Kita malah menyaksikan kemunduran dan ketidakjelasan orientasi pendidikan. Selama beberapa dekade terakhir, kita melihat bahwa pendidikan lebih banyak diarahkan bagi upaya untuk menciptakan "tenaga-tenaga siap pakai" untuk melayani kepentingan ekonomi. Anak didik dipersiapkan menjadi "modal sosial" atau "sumber daya manusia" untuk mengejar pertumbuhan ekonomi. Pendidikan menjadi hamba bagi tujuan-tujuan yang sifatnya materialistik.